ffuh.. lama banget gak buka blog ini, dikarenakan kesibukan menjelang ujian nasional dan pencarian status baru.
status apa?
ya status sebagai calon mahasiswa lah.
gak kerasa udah 3 tahun sekolah di SMA Negeri 1 Magelang. 3 tahun pisah sama orangtua dan jauh dari kenyamanan di grumudh-grumudh kingdom. Awalnya sih gak kebayang bakalan kuat ngejalanin semuanya, secara saya itu dari TK sampe SMP kalo kemana-mana dianter jemput terus, bahkan ditungguin. SMA saya harus pergi kemana-mana sendiri, naik kendaraan umum pula! haaahhh...akhirnya semua itu bisa dilewatin dan berakhir bahagia :D
Tahun pertama di Magelang, adalah tahun terberat. Harus menyesuaikan dengan lingkungan yang super duper baru. Pulang maghrib hampir tiap hari buat les, ngejar pelajaran yang gak ke-kejar kejar. Libur gak bisa langsung pulang ke Bekasi karena acara ekskul, dan lain sebagainya... intinya kacau!
Tahun kedua di Magelang, udah mendingan nih... saya masuk jurusan IPS, jadi pelajarannya juga nggak berat-berat banget. Udah mulai sering main bareng temen-temen kelas, waktu buat urusan rumah sama sekolah udah mulai seimbang, yaaa lebih menyenangkan lah pokoknya! :D
Tahun ketiga di Magelang, mulai lebih konsentrasi ke urusan sekolah. Sekarang bukan waktunya ngejar pelajaran yang gak ke-kejar kejar, tapi matengin pelajaran yang udah lalu-lalu. Dan mempersiapkan mental untuk meraih cita-cita untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi. Degdegan sih, iya, banget malah! sempet desperate juga sama hasil TO UN yang gak kunjung memuaskan, tapi ya apa boleh buat, toh itu hanya sekedar TO belaka, sama sekali nggak berpengaruh sama kelulusan saya :p (kurang lebih begitu yang dikatakan sama senior saya). Oh iya, waktu pendaftaran SNMPTN undangan, dari 4 kesempatan memilih jurusan, saya hanya milih 3. kenapa? ya karena saya nggak mau ngambil jurusan yang nggak sesuai sama saya :v
Saya daftar di Universitas Indonesia jurusan sastra jerman, dan sastra belanda. Kemudian di Universitas Diponegoro Semarang jurusan Ilmu Hukum. Menurut pengalaman senior-senior saya tahun lalu, kemungkinan untuk diterima jalur undangan di pilihan kedua itu kecil sekali. Jadi saya pikir, ya kalo nggak diterima di sastra jerman, berarti harus siap ikut ujian tulis. Tapi kenyataannya? eng....ing....eng.....saya lolos di pilihan ketiga. Padahal saya nggak punya pikiran untuk studi jauh-jauh dari Bekasi lagi. Dan nggak tau cita-cita saya setelah jadi SH besok mau jadi apa ._.
Dari jaman saya daftar SMP dulu, saya nggak pernah lolos di pilihan pertama, tapi karena orangtua dan kakak-kakak yang selalu bilang "udaah...jalanin aja, nanti pasti ada sesuatu kok dibalik ini semua.. everything happens for a reason" dan saya percaya akan pepatah itu, jadi saya yaa enjoy aja dengan semua yang sudah dipilihkan olehNya. Karena pilihan dari Tuhan itu, adalah yang terbaik. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar